Warga Binaan Rutan Ambon Asah Keterampilan Lewat Pembuatan Tempat Sampah dan Akuarium

  • Administrator
  • Jumat, 12 Juni 2026 12:26
  • 6 Lihat
  • DAERAH

Ambon, CM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan produktif. Salah satunya diwujudkan lewat pembuatan tempat sampah organik dan nonorganik serta akuarium yang dikerjakan langsung oleh warga binaan, Jumat (12/06).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembekalan keterampilan yang bertujuan meningkatkan kemampuan, kreativitas, serta produktivitas warga binaan selama menjalani masa pidana. Selain menghasilkan karya yang bermanfaat, program ini juga memberikan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat.

Pembuatan tempat sampah dilakukan untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik di dalam Rutan Ambon. Melalui pemisahan sampah organik dan nonorganik, warga binaan diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan serta menerapkan pola hidup sehat. Sementara pembuatan akuarium menjadi sarana untuk memperindah lingkungan sekaligus menampilkan hasil kreativitas warga binaan.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan terlibat aktif mulai dari penyusunan desain, pengukuran bahan, proses perakitan hingga tahap penyelesaian akhir. Seluruh kegiatan berlangsung dengan pendampingan petugas guna memastikan keamanan dan ketertiban selama proses berlangsung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu program strategis dalam sistem pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan keterampilan seperti ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membentuk karakter warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan dilatih untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi mereka setelah bebas nanti,” ujar Jefry.

Ia menjelaskan, keberhasilan pembinaan tidak semata-mata diukur dari hasil karya yang dihasilkan, tetapi juga dari perubahan sikap dan peningkatan kemampuan yang dimiliki warga binaan selama mengikuti program tersebut.

Salah satu warga binaan yang terlibat mengaku memperoleh banyak pengalaman baru dari kegiatan tersebut. Selain menambah keterampilan teknis, kegiatan ini juga memberikan motivasi untuk terus belajar dan memanfaatkan waktu secara positif.

“Selama mengikuti kegiatan ini saya belajar banyak hal, mulai dari proses pembuatan hingga pentingnya kerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan. Saya merasa lebih produktif dan termotivasi untuk mengembangkan kemampuan yang saya miliki,” ungkapnya.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, Rutan Ambon berharap warga binaan tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga kesadaran untuk menjaga lingkungan serta membangun sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Ambon dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, humanis, dan bermanfaat bagi masa depan warga binaan serta masyarakat.(CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar